| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
Backup harddisk via Network dengan Ghost, 13 Sep 06 Page 1 : Intro page 2: Mengunakan Ghost dengan Peer to Peer antar 2 computer Page 3: Mengunakan GhostCast Server untuk multiple backup dan restore page 4: Kemudahan untuk membackup dan restore dengan Ghost via Network
Norton Ghost adalah salah satu utiliti untuk membackup dan restore data harddisk ke harddisk atau media lain. Sejak Ghost DOS 2005 dengan versi 8.3 release, paket lengkap dari software Symantec Ghost juga memiliki fitur kompatibel dengan hardware terbaru seperti kemampuan mengcopy pada SATA device serta tambahan untuk melakukan backup dan restore melalui networking (LAN) Selain Ghost32 8.3 versi DOS terdapat software lain dengan fungsi sama seperti Ghost32 8.3 tetapi ditujukan untuk pemakaian langsung pada sistem Windows serta jaringan network (LAN).
Pemakaian Ghost32 untuk network dibedakan dengan status sebagai computer Slave dan Master. Status computer Slave difungsikan sebagai computer penampung, penyimpan atau storage. Terdapat 2 program yang dapat digunakan sebagai status Slave yaitu Ghost32 untuk peer to peer atau GhostCast Server (GhostSRV) didalam computer Slave Untuk status Master adalah computer lain yang akan mentranfer file ke computer Slave dan menyimpan file Ghost pada harddisk Slave. Atau untuk memudah pengertian Master, adalah computer yang akan membackup data dari harddisk baik partisi maupun seluruh isi harddisk dan mengirim datanya ke computer slave untuk disimpan dan dijadikan sebuah image file. Dengan Ghost32, status Slave Peer to Peer dapat dijalankan dari Ghost32 dengan pilihan : Peer to peer -> TCP/IP -> Slave Dengan GhostSRV, status Slave disebut sebagai GhostCast Server yang memiliki interface seperti program Windows. Sedikit berbeda dengan Ghost32, dengan GhostCast Server maka anda dapat memilih nama untuk Session Name dan memilih apakah program akan mengaktifkan untuk melakukan backup atau restore. Sedangkan status master hanya dapat dijalankan pada Ghost32 saja. Tetapi perbedaan pada pilihan option untuk koneksi ke software Ghost32 peer to peer atau untuk GhostCast Server. Untuk pilihan Master pada Ghost32 peer to peer, memiliki pilihan tidak berbeda seperti Ghost32 pada computer Slave. Anda cukup memilih option Master dan mengkoneksi nomor IP computer Slave sebagai computer storage. Sedangkan dengan GhostCast server, anda dapat memilih nama Session Name yang telah anda buat pada computer Slave sesuai langkah yang telah anda buat misalnya untuk melakukan backup atau melakukan restore pada sebuah sesi
Tujuan pemakaian Ghost32 peer to peer dan Cast Server untuk network:
Keterbatasan dari Software Ghost32 dan GhostCast Server:
Untuk GhostSRV membantu untuk lebih mudah melakukan backup dan restore: Software Ghost memiliki satu software yaitu GhostSRV untuk membantu proses backup maupun restore data. Seperti Ghost32, GhosSRV ditempatkan sebagai Slave computer atau computer penyimpan penganti dari Ghost32 Slave. Dengan GhostSRV dapat bekerja dengan beberapa program untuk sebuah PC. Misalnya anda memerlukan 3 buah copy backup dari 3 computer berbeda. Anda cukup menjalankan 3 program GhostSRV pada sebuah computer slave untuk menyimpan image file. Berbeda dengan Ghost32 dengan koneksi peer to peer atau direct atau langsung ke antar computer berdasarkan nomor IP computer. Untuk GhostSRV dapat diberikan nama tersendiri atau disebut Session Name. Hal ini lebih mudah mengatur nama file dan menhindari kesalahan ketika membackup Contoh sederhana, ada 3 buah computer dengan partisi D yang akan dibackup misalnya PC1, PC2 dan PC3. Dengan GhostSRV , anda dapat menjalankan 3 program GhostSRV bersamaan dan memberikan nama Session Name dengan untuk program pertama misalnya dengan session name pc1drived dan pc2drived untuk session name kedua dan selanjutnya. Pada program GhostSRV, anda dapat langsung memberikan nama sebelum melakukan backup file dari hasil ghost dan menyiapkan 3 program GhostSRV untuk siap menerima client dengan masing masing nama Session Name. Selesai anda menyiapkan computer untuk menyimpan data, anda cukup pergi ke computer PC1 sebagai computer master pertama dan melakukan backup dengan Ghost32 tetapi pilihan option mengunakan GhostCast. Didalam computer master pertama (PC1), anda cukup memasukan nama session name yang sudah anda buat dari PC slave dengan program GhostSRV sebelumnya. Bila nama Session Name benar program Ghost32, maka proses backup dilakukan seperti biasa seperti Ghost32 dengan Peer to Peer, tetapi nama file backup yang disimpan sudah diatur ketika anda menjalankan program GhostSRV. Setelah program Ghost32 sedang melakukan backup dari PC1, anda dapat melakukan backup dari PC2 dengan langkah yang sama. Sehingga proses backup dapat dilakukan dengan waktu bersamaan ke sebuah computer sebagai storage (slave computer). Perbedaan dengan Ghost32 peer to peer, nama file backup atau pilihan file restore dipilih setelah terhubungnya antara computer master dan slave Untuk kecepatan backup dengan LAN berkecepatan 100Mbps ethernet, memiliki kecepatan sekitar 500MB atau lebih perdetik. Selanjutnya langkah melakukan koneksi antar PC dengan Ghost32 dan GhostSRV |
|