|
Fasilitas
Burn Proof pada CD-Writer
Teknologi
CD-Writer terlihat sudah banyak dimiliki oleh para komputer mania.
Baik untuk tujuan serius seperti menyiapkan data backup ke CD
ataupun para hobbies sebagai backup atau hanya memakai CD-Writer
untuk backup kecil kecilan selebihnya bikin CD-AUDIO dari MP3.
Pembuat
CD-Writer memiliki beberapa kelebihan seperti Fasiltas Over Burning
yang terkadang diperlukan ataupun Ripper CD Audio. Over Burning
adalah fasilitas dari CD-Writer untuk membuat CD diluar kapasitas
standard. Seperti yang kita ketahui kapasitas CD-standar memiliki
maksimum 74 menit data dan dengan overburning dapat ditingkatkan
menjadi 80 atau bahkan 84 menit. Sistem penulisan ini disebut
sebagai oversize CD.
Fasiltas
lain dari CD-Writer yang tidak kalah pentingnya adalah Ripper
CD. Ripper CD adalah fasiltas dari CD-Writer maupun CD-ROM untuk
mengambil data lagu CD-AUDIO dan dirubah ke WAV ataupun MP3. Proses
ini disebut Ripper. Beberapa CD-Writer biasanya sudah memiliki
fasiltas ini.
Untuk
fasiltas Burn Proof memiliki pendekatan yang berbeda. Teknologi
Burn Proof pertama kali diperkenalkan oleh Sanyo. Salah satu pemakai
teknologi ini digunakan oleh Plextor IDE 12/10/32. Walaupun CD-Writer
memang memiliki buffer sebagai cadangan untuk pengambilan data
tetapi masih dirasakan tidak aman.
Apa
sebenarnya manfaat Burn Proof. Sederhananya Burn Proof adalah
fasiltas mematikan tembakan laser atau proses menulis data ke
media CD-R. Misalnya seseorang mengambil data dari sebuah CD-ROM
yang dipindahkan ke CD-Writer dan suatu saat CD-ROM yang terhubung
network digunakan oleh orang lain sehingga data yang dikirim dari
CD-ROM menjadi terhambat dan semakin lambat sampai akhirnya terlambat.
Maka pada CD-Writer yang tidak memiliki Burn Proof akan mengambil
data dari cadangan Buffer memori di CD-Writer untuk menghindari
terputusnya penulisan. Tetapi bila berlangsung lama dan terjadi
out buffer atau seluruh data sudah ditulis oleh CD-Writer ke Media
CD dapat menyebabkan terputusnya proses penulisa tersebut.
Dengan
Burn Proof hal ini dapat dihindari. Bila suatu saat buffer sudah
habis dipindahkan ke Media CD-R sedangkan data baru tidak kunjung
datang atau terjadi hambatan karena suatu hal, maka sistem pada
CD-Writer akan menghentikan proses dengan mematikan proses penulisan.
Selanjutnya setelah data kembali normal proses dilanjutkan. Dengan
fasilitas ini, harddisk tidak terjadi out of buffer, dan kerusakan
karena penulisan dapat dihindari
|