|
Bootable DVD
Page 1 - Fungsi
bootable DVD
Page 2 - Mengcopy
sistem OS DOS dari CD bootable
Page 3- Langkah
membuat bootable DVD
Sebelum menerangkan cara pembuatan bootable
DVD, kita lihat dulu keperluan untuk bootable pada media DVD.
Sistem operasi yang masih mengunakan
sistem DOS memungkinkan kita melakukan booting untuk melakukan
restore data kedalam harddisk. Sistem DOS seperti Windows 98SE
ditunjang dengan software lain seperti Ghost 8.3 dapat dijadikan
sebuah sistem untuk merestore data. Selain media optical seperti
DVD, proses melakukan restore dapat juga dilakukan dari harddisk
ke harddisk atau dari media lain seperti flash drive atau media
optical seperti DVD/CD.
Dengan daya tampung pada DVD mencapai
4GB single layer DVD dan 8GB pada media dual layer. Artinya kemampuan
DVD memiliki nilai paling ekonomis dengan daya tampung yang cukup
besar dibandingkan CD dan flash drive dan biaya yang murah untuk
setiap keping DVD
Kekurangan pada media optical seperti
DVD tentu tidak se-fleksibel media lain. Karena cara penyimpan
data memerlukan drive dan penyimpanan data bersifat permanen didalam
DVD+/- atau semi permanen untuk DVD RW. Kita tidak dapat melakukan
restore dan backup data kapan saja dibandingkan media Flash Drive
dan harddisk. Tetapi kembali melihat nilai ekonomisnya maka DVD
masih layak digunakan sebagai media backup disamping data lebih
aman tersimpan didalam DVD
Bila seseorang cukup intensif melakukan
perubahan data didalam harddisk misalnya sangat sering menginstall
software atau game. Suatu saat akan mengalami masalah pada harddisk
seperti harddisk mulai lambat ketika loading Windows. Hal ini
disebabkan Windows menampung Registry dan menjalankan program
yang sebenarnya tidak digunakan lagi dan terus bertumpuk tanpa
disadari. Banyak utility program menawarkan memperbaiki sistem
OS dari sampah program yang telah terinstall. Tetapi langkah terbaik
adalah melakukan resfresh OS atau menginstall dari awal.
Kasus lain seperti secara tidak sengaja
bisa terjadi ketika computer terinfeksi spyware. Software yang
masuk kedalam harddisk computer akan membebankan computer ketika
dilakukan boot pada WIndows. Terkadang sistem operasi (OS) mulai
berjalan aneh, computer terasa lambat dan berat bahkan koneksi
internet juga mengalami gangguan dengan munculnya pop windows
disana sini. Menginstall program pembantu untuk menjaga computer
tetap bersih tidak selalu efektif, selain memakan memory computer
juga harus sering diupdate. Bila anda mengenal cara kerja serangan
dari Internet, sebenarnya utility program tidak terlalu dibutuhkan.
Kecuali data pada computer anda memang sangat penting tentu harus
dijaga dengan baik
| Mengatur
partisi harddisk |
Bagi mereka yang sering mengalami gangguan
pada harddisk, ada baiknya membagi partisi harddisk menjadi 2
bagian atau lebih. Partisi pertama diprioritaskan untuk sistem
operasi saja. Sedangkan partisi kedua dan lainnya dapat dijadikan
tempat penyimpan program dan data. Misalnya anda mengunakan partisi
untuk drive C sebagai sistem operasi Windows dan tidak menyimpan
file lain diluar sistem operasi. Sedangkan drive D dan seterusnya
dapat dijadikan sebagai penyimpan program atau data.
Bila suatu hari sistem operasi rusak,
crash atau menjadi lambat, maka hanya bagian partisi yang berisikan
sistem OS saja untuk diperbaharui atau dikembalikan seperti semula.
Cara ini lebih cepat dibandingkan anda menginstall OS baru dari
awal, dan menginstall program yang anda butuhkan. Selain memakan
waktu, anda juga perlu menginstall driver, program dan lainnya
yang memerlukan waktu tidak sedikit
Dengan menyatukan sistem operasi pada
satu drive saja, maka pekerjaan akan jauh lebih singkat dibandingkan
setiap kali sistem operasi mengalami gangguan dan menginstall
dari awal.
Mengunakan 2 harddisk adalah cara paling
mudah, dengan membackup data dari harddisk pertama ke harddisk
kedua. Dengan catatan anda memiliki space harddisk cukup besar.
Alternatif kedua dengan flash drive, dibutuhkan kapasitas 1GB
minimal untuk menyimpan data harddisk anda. Tentu anda harus menyiapkan
flash drive yang tidak murah. Dan terakhir adalah menyimpan data
didalam sebuah DVD atau mungkin CD bila data yang akan dibackup
tidak terlalu besar.
Pada artikel ini, kami membicarakan
bagaimana melengkapi sebuah DVD agar dapat melakukan bootable.
Dengan daya tampung DVD yang cukup besar, nantinya dapat dimasukan
file image dari backup sistem atau program program anda
| Software
dan hardware untuk bootable DVD |
Perangkat yang dibutuhkan untuk membuat
bootable DVD.
- Diperlukan sebuah CD yang dapat melalukan bootable.
CD yang berisikan bootable diperlukan untuk mengambil OS DOS
untuk dicopy kedalam DVD
- DVD writer (burner))
- DVD kosong atau DVD ReWriteable
- Ghost 8.3 bila anda ingin membuat backup OS
- Software Ultra
ISO
| |
Cara membuat bootable file dari CD
|
 |
|