| Antusias PC dan Teknologi |
www.obengware.com
|
|
|
|
|
|
|
Mengaktifkan Enhanced Intel Speedstep Technology , 13 Jul 06 Page 1 : Intro Page 2 : how to setup C1E BIOS for EIST and processor peformance page 3 : Compare power consumption & result Semakin cepat procesor semakin boros
Teknologi processor serta kecepatannya saat ini dapat dikatakan sudah melebihi kebutuhan dari pemaikai computer secara umum. Contoh saja teknologi Intel dengan Presler dual Core atau Athlon X2 , membutuhkan power diatas 80 - 130W. Dengan duah buah procesor didalam satu chip, membuat procesor sangat cepat melakukan task untuk aplikasi office sederhana. Maklum saja, selain kemampuan procesor selalu dituntut untuk lebih cepat agar dapat bersaing juga memiliki nilai tambah dengan perbaikan performa serta sanggup menangani aplikasi terbaru. Perkembangan teknologi processor saat ini sudah mulai berbalik untuk membuat procesor lebih hemat pada pemakaian daya listrik. Anda dapat melihat teknologi pada Pentium M atau procesor notebook dari Intel sejak 5 tahun lalu sudah menerapkan sistem hemat baterai. Adaptasi procesor mobile tidak saja digunakan bagi notebook atau laptop. Tetapi merambah ke PC mini seperti multimedia PC, desktop mobile PC dan lainnya karena hematnya daya yang dibutuhkan bagi procesor. Procesor terbaru saat ini sebenarnya sudah tidak seboros generasi sebelumnya, bahkan beberapa seri sudah mengunakan low voltage agar procesor bekerja lebih dingin bagi procesor desktop. Tuntutan untuk teknologi procesor
Ada yang mengatakan untuk performa sebuah procesor bukanlah segalanya. Masing masing jenis procesor dibuat sesuai kebutuhan pemakai. Ada yang memerlukan jenis server procesor untuk bekerja 24 jam penuh dengan kemampuan mengolah data lebih besar seperti Xeon. Atau seperti Pentium dan Athlon untuk aplikasi umum dan game, dan jenis mobile procesor dengan pemakaian power rendah sehingga menghemat baterai tetapi memiliki proses lebih efektif bagi aplikasi umum. Sayangnya untuk procesor juga dituntut dapat mengerjakan semua aplikasi dengan baik. Sebagai contoh dengan Pentium D generasi paling boros yang dilengkapi banyak intruksi untuk aplikasi ternyata malah membuat procesor harus bekerja diatas 55 deg.C. Akhirnya produsen procesor harus memutar otak bagaimana dapat mengcover semua keinginan pemakai, seperti masalah pemakaian power tanpa menghilangkan kehandalan untuk pengolahan aplikasi serta tetap murah. Hal terakhir ini sudah mulai diberlakukan baik AMD maupun Intel procesor. Kedua perusahaan saat ini sedang berlomba agar procesor mereka tidak saja memiliki procesor berkemampuan besar tetapi juga hemat power. AMD dipertengahan tahun 2006 telah menawarkan beberapa seri procesor Athlon dan Sempron baru tetapi low voltage dengan pemakaian 35 dan 65W. Disamping fitur processor Cool'n'Quiet dan tambahan driver agar procesor dapat menghemat power Khusus untuk Intel processor telah menamkan teknologi Enhanced Intel Speedstep Technology atau disebut EIST. Intel dengan Pentium D sudah dilakukan revisi dengan C1 stepping agar sistem EIST dapat diterapkan untuk penghematan power ketika procesor bekerja.Generasi Intel procesor yang mengunakan EIST untuk desktop adalah seri 6xx, 8xx dan 9xx. Terakhir yang direlease pada bulan Juni 2006 adalah tipe E dengan code processor Conroe Bila kita melihat teknologi processor yang direlease tahun 2006, ternyata beberapa jenis processor sebenarnya sudah siap dengan teknologi hemat power. Khusus untuk Intel dengan fitur EIST atau C1E atau Halt State mungkin hal yang baru bagi anda dan ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana cara bekerja sistem Intel |
|