Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com

 

Celeron Mobile 1.8, 25 Aug 03

Spesifikasi CPU
  • Processor : Celeron Mobile 1.8
  • Cache : L2 256KB
  • Bus : 400 Mhz, FSB 100 Mhz
  • Multiplier: 18X
  • Voltage : 1.3V ( work with 1.625V)
  • Code : Unknow
  • FPO : Unknow
  • Date : 2002
  • Factory : Unknow


     

Feature

Pada artikel ini dibuat test dengan Celeron M 1.8. CPU kelas mobile sebenarnya tidak direkomendasikan untuk pemakaian Desktop PC atau mengunakan mainboard standard. Untuk kebutuhan Celeron M 1.8 seharusnya mengunakan i845M atau tipe chip-set mobile. Dengan sistem mobile maka CPU hanya akan bekerja dengan temperature rendah dan Celeron M 1.8 hanya direkomendasikan bekerja pada 1.3V. Untuk bus, Celeron M 1.8 mengunakan 100Mhz (400MHz QPB) dengan multiplier 18X.

Tetapi karena bentuk socket yang sama dengan Socket 478 yang diperuntukan bagi CPU Desktop, Celeron M 1.8 rupanya mampu bekerja. Khusus untuk CPU mobile ini dicoba dengan chip-set i845E. Pada 2 test lain dengan mainboard Gigabyte GA- PENXP serta MSI Neo i864P tidak dapat mengunakan chip Celeron M 1.8. Hanya dari generasi i845 saja yang dapat berjalan.

Sisi menarik pada teknologi Celeron M 1.8. Berbeda dengan Celeron untuk Desktop dimana hanya memiliki 128KB L2. Sedangkan pada Celeron M 1.8 memiliki L2 lebih besar dengan 256KB. Juga dengan core CPU, untuk generasi P4 dan Celeron Desktop memiliki lebar head CPU lebih besar. Sedangkan Celeron M 1.8 hanya memiliki 1/9 dari socket 478. Hal ini menjadi salah satu kendala, mengapa CPU Celeron M 1.8 menjadi lebih panas, khususnya pada test full load atau kondisi stress.

 

Sisi lain pada power. P4 2.4C membutuhkan yang cukup besar untuk overclock. Untuk normal dirasakan masih cukup mengunakan power standard, tetapi ada baiknya menganti dengan kualitas power supply yang lebih baik. Pada kecepatan 3Ghz dibutuhkan power 15W atau tambahan 1-2A dan peningkatan ini bisa menyebabkan CPU bekerja normal pada 2.4Ghz tetapi kemungkinan gagal pada kemampuan overclock karena power tidak stabil bekerja.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Celeron M 1.8 dapat dilihat dari technical data Intel dibawah ini. Pada capture gambar dibawah adalah spesifikasi dengan stepping CPU C1 dan Vcore CPU yang direkomendasikan dengan 1.3V

 

Informasi CPU dari Datasheet 25130914 Intel PDF

 

Cukup menarik setelah dicoba dengan Asus P4B533-E, ternyata CPU dapat bekerja. Pada gambar dibawah ini adalah capture dari start PC untuk screen BIOS dengan diteksi CPU. Setting Vcore CPU pada option dibiarkan pada setting Default, dan mainboard sensor memberikan informasi bahwa CPU bekerja dengan 1.65V. Cukup aneh dengan Celeron M 1.8. Karena untuk Nortwood base (menurut manual technical datasheet Intel 25130914), CPU direkomendasikan bekerja dengan 1.3Volt, dan kenyataan dapat diterima oleh Desktop mainboard.

BIOS Asus P4B533-C Vcore Default 1.65V

Pada gambar bawah adalah test dengan Celeron M 1.8 dan disisipkan temperature sensor untuk mengetahui apakah terjadi overheating pada CPU bila kenyataan overvoltage dari BIOS mencapai 1.65Volt dan CPU sebenarnya hanya bekerja dengan 1.3Volt

Photo Socket Celeron M 1.8

Untuk test pertama, dilakukan pemeriksaan dari Sisoft Sandra software, untuk menditeksi CPU.

    Info SisoftSandra Celeron M 1.8

     

      Info WCPUid - Celeron M 1.8

     

Temperature Test

Testing Celeron 1.8 Mobile CPU sebenarnya memiliki Vcore 1.3V. CPU ini digunakan pada Notebook dan agar tidak membuat panas, CPU ditekan untuk bekerja dengan 1.3V. Pada test socket 478 socket kondisi CPU bekerja dengan baik. Pada test dengan ambient temp 32 Deg.C, CPU mulai naik dengan temperature dibawah 40 Deg.C untuk kondisi idle. Dan pada test LOAD CPU meningkat panasnya mencapai 50 Deg.C dengan mengunakan software 3Dmark 2003 untuk menguji strees CPU

Agak sulit menekan panas karena core head CPU sangat kecil atau seperti bentuk P III 0.18 micron. Ada baiknya bila mengunakan CPU ini tidak digunakan untuk overclocking. Walaupun secara test mampu meningkat mencapai 2.4Ghz dengan FSB 133Mhz. Pada test overclock, CPU ini cukup meningkat panasnya disamping kinerjanya juga ikut naik. Hanya suhu CPU yang naik secara cepat mencapai 55 Deg.C walaupun dalam kondisi idle dan tanpa overvoltage.

Pengujian dengan Software


Platform Test:

  • Mainboard Asus P4B533-E
  • CPU : Celeron M 1.8
  • Memory : Samsung DDR PC3200 TCC
  • Heatsink : Stock Heatsink Fan
  • VGA : MSI GeForce Ti 4200
  • Software : Win2000 SiSoft Sandra, CPUMark
  • Power Supply : Enermax 465W
  • Test case : Open Case

Benchmark Sisoft Sandra Celeron M 1.8

FSB
GHz
CPU
MMX
CPUmark
100

1.8GHz

4800

2380

7185

9131

106

110

1.98GHz

5023

2598

7851

10008

112

115

2.07GHz

5621

2721

8209

10459

116

120

2.16GHz

6274

2833

8549

10893

123

125

2.25GHz

5708

2852

8911

11305

129

130

2.34GHz

6566

3077

9288

11825

131

133

2.4GHz

6222

3185

9606

12227

138

Untuk melihat kemampuan Celeron M 1.8 dengan 255KB L2 cache, dibawah ini adalah grafik dengan beberapa CPU Intel dengan Socket 478. Pada test ternyata, Celeron M 1.8 mampu menandingi score dengan Celeron 2A dan 2.4A. Kecepatan Celeron M 1.8 hanya sedikit tersaingi dengan P4 1.8A

Grafik comparation Celeron M 1.8 - Benchmark CPUMark99

 

Capture Benchmark Sisoft Sandra - Celeron M 1.8 @ 2.4Ghz

 

Capture CPUMark99 - Celeron M 1.8 @ 2.4Ghz

 

Capture WCPUid - Celeron M 1.8 @ 2.4Ghz

 

 

Result

Intel Celeron M 1.8 memiliki kemampuan yang hampir sama dengan P4 1.8A untuk desktop PC. Dan meinggalkan kecepatan Celeron 2A dan 2.4A. Kemampuan CPU Celeron M 1.8 memiliki kelebihan dengan Cache L2 256KB dan sangat menguntungkan bila dibandingkan dengan generasi Celeron 128KB. Pada test kali ini hanya untuk menunjukan bahwa CPU Celeron M 1.8 lebih cepat dibandingkan generasi Celeron Desktop yang lebih mahal. Hal yang menarik , CPU Celeron M 1.8 mampu bekerja dengan mainboard standard untuk Desktop PC serta mengunakan standard heatsink. Sisi lemah Celeron M 1.8 tetap ada. Pada perbandingan kemampuan CPU untuk pengolahan MMX sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan Celeron Desktop yang memiliki multiplier lebih tinggi.

Celeron M 1.8 lebih cepat dibandingkan Celeron Desktop. Keunggulan Celeron M 1.8 terletak pada L2 cache yang lebih besar dari Celeron. Untuk pemakaian sedang dalam proses pengujian dan tidak disarankan untuk mengunakan Celeron M 1.8 sebagai overclock CPU. Karena Core CPU yang lebih kecil dibandingkan desktop CPU akan sulit untuk mendinginkan CPU secara cepat.

Artikel ini hanya sebagai petunjuk , bahwa Celeron M 1.8 rupanya dapat bekerja dengan Desktop board. Untuk pemakaian, masih harus dilakukan test lebih jauh lagi, dan benar tidaknya CPU mengunakan Vcore 1.3V ternyata dapat bekerja dengan Vcore 1.65V. Apakah benar CPU ini bekerja dengan 1.65V. Rupanya tidak, kenyataan ini kesalahan dari BIOS dan tidak mungkin CPU akan bekerja dengan 1.65V tetapi masih menunjukan temperature dibawah 40deg.C. Ini adalah salah satu kemampuan mainboard yang dapat bekerja dengan Celeron Mobile. Yang pasti angka voltage pada BIOS tidak menunjukan angka yang sama dengan Vcore CPU dan CPU sebenarnya hanya bekerja dengan 1.3V saja.

Note : Not all mainboard for desktop PC will recognize and work with Celeron Mobile. Asus P4B533-E only one sample

Artikel ini hanya sebagai referensi bahwa Celeron M 1.8 bekerja dengan Dekstop board

This article only for reference Celeron M 1.8 work with Dekstop board