Cooler Master Aero 7dikatakan
sebagai fan yang cukup unik. Mengunakan blower fan
untuk memasukan udara dingin ke CPU. Menarik pada
jenis fan ini ditambah penyesuaian kecepatan RPM
fan yang dapat diatur. Disain pada flip sangat aman,
karena hetasink dan fan ini cukup berat sehingga
pada flip dibuatkan 3 lubang untuk setiap sisi flip
pengait ke socket CPU. Pemilihan fan jenis blower
menjadikan heatsink ini sedikit berbeda, dan memiliki
tekanan udara langsung pada sisi dasar heatsink
untuk didinginkan.
Untuk kemampuan heatsink Cooler
Master Aero 7 sangat baik. Terlebih pemakaian blower
untuk maksimum tekanan udara pada heatsink akan
mencover seluruh dasar heatsink. Untuk test hasil
terbaik dipastikan dengan memaksimumkan kecepatan
fan pada putaran diatas 4000RPM. Hanya tidak akan
jauh berbeda bila fan mengunakan putaran sekitar
3500RPM dan berselisih 3 deg.C tanpa mengorbakan
telinga pemakai. Untuk putaran diatas 4000RPM dipastikan
suara dari blower akan menganggu, karena pada putaran
ini benturan udara yang terjadi pada fan tidak dapat
lagi dihindari dan menimbulkan noise dari air back
disamping suara dari motor fan yang juga meningkat
lebih keras.
Rekomendasi untuk kecepatan fan,
sangat baik untuk kemampuan dengan putaran 3000-4000RPM
bagi fan. Pada tingkat kecepatan ini memang masih
akan terdengar suara pada blower, tetapi masih dapat
diterima dengan kemampuan heatsink untuk pendingin
dan menghindari efek kebisingan dibandingkan kecepatan
diatas 4000RPM.
Untuk saran terakhir, bila mengunakan
heatsink Cooler Master Aero 7. Sebaiknya memiliki
case dengan ketebalan yang lebih besar. Cooler Master
Aero 7 memiliki body yang cukup tinggi. Dan disarankan
menambahkan inlet dan outlet pada fan case untuk
meningkatkan putaran udara didalam case dan putaran
fan Cooler Master Aero 7 dapat terbantu untuk pemakaian
RPM yang lebih rendah.