Gigabyte GV-NX66T256DE mengunakan teknologi
Heatpipe II sebagai pendingin VPU. VGA ini dikategorikan sebagai
VGA mainstream bahkan sudah memasuki low cost VGA. Adaptasi
teknolgoi heatsink dengan silent heatsink, maka kelas VGA dapat
digunakan bagi para profesional dengan harga terjangkau.
Gigabyte GV-NX66T256DE hanya
memiliki kecepatan standard dengan 300/800MHz clock VPU dan
memory pada 2D dan 500/800Mhz pada kecepatan 3D.
PowerStrip Gigabyte GV-NX66T256DE
Kebutuhan silent VGA
Sebuah computer saat ini sudah
sedemikian cepat. Kecepatan semakin besar, kebutuhan power juga
meningkat ditambah dengan tingkat suara pada computer saat ini
mulai menganggu. Kenapa masalah ini muncul khususnya pada kelas
Pentium LGA. Salah satu penyebab adalah bisingnya suara fan
computer dimana semakin tinggi CPU bekerja dan membutuhkan pendingin
yang kuat untuk menahan panas processor. Untuk mengurangi tingkat
bising ini, beberapa pemakai computer mencoba merubah atau menganti
heatsink dengan noise rendah. Heatsink premium atau heatsink
khusus untuk CPU memang cukup mahal. Tetapi cukup efektif degnan
fungsi ganda yaitu untuk membantu pendinginan processor juga
memiliki tingkat noise lebih rendah. Begitu juga dengan power
supply yang semakin kuat dan panas. Umumnya sebuah computer
saat ini memerlukan power supply dikelas 400W atau lebih. Pada
power supply standard akan banyak mengeluarkan energi panas
yang terbuang ketika konversi energi terjadi. Dampaknya, diperlukan
juga tambahan fan untuk menjaga kestabilan komponen yang berdampak
menambah noise sebuah case. Untuk memecahkan masalah ini, pemakai
computer dapat menganti power supply standard dengan tipe premium
yang lebih mahal tetapi efisien dalam pemakaian daya listrik.
Power supply premium memberikan noise sangat rendah bahkan dikategorikan
sebagai power supply silent. Dengan pengantian fan berukuran
120mm dan putaran rendah serta tambahan thermal control pada
fan. Maka power supply tidak lagi menyumbang suara bising pada
sebuah computer.
Bagian lain yang menambah tingkat
bising sebuah computer adalah VGA. Dengan fan berukuran 60mm
maka suara dari fan kecil untuk pendingin VGA ternyata malah
memiliki tingkat noise lebih tinggi dibandingkan fan cooler
processor maupun power supply.
Gigabyte mencoba memecahkan
masalah ini dengan penerapan teknologi Heatpipe 2 pada produk
mereka dan menerapkannya pada beberapa jenis VGA mainstream
dan middle end. Termasuk Gigabyte GV-NX66T256DE yang menerapkan
teknologi Heatpipe 2 untuk pendingin VGA.
Working Principle SilentPipe 2
Bagaimana cara kerja pendingin
dari Gigabyte GV-NX66T256DE. Sebuah computer umumnya memiliki
inlet dan outlet fan pada case. Inlet air atau aliran udara
masuk dapat ditempatkan didepan case, bisa berupa lubang masuk
udara atau penambahan fan pada bagian depan case. Sedangkan
outlet fan ditempatkan didekat power supply, termasuk fungsi
fan pada power supply agar udara panas terbuang keluar.
Gigabyte GV-NX66T256DE mengunakan
teknologi dari Zalman. Walaupun Gigabyte GV-NX66T256DE tidak
memiliki fan, pendingin heatsink pada VGA dapat dibantu dari
aliran udara fan outlet case. Gigabyte GV-NX66T256DE memerlukan
2 slot pada bagian belakang case, dan pada penempatan lubang
di slot kedua ini lah yang membantu pendingin heatsink. Udara
dari belakang case akan tertarik kedalam lubang heatsink pendingin
Gigabyte GV-NX66T256DE. Hal ini terjadi karena tidak seimbangnya
tekanan udara yang dikeluarkan sehingga terjadi udara masuk
kedalam case. Dengan penambahan lubang udara pada heatsink Gigabyte
GV-NX66T256DE, maka udara dingin dari luar masuk untuk mendinginkan
heatsink VGA sehingga secara alami VGA akan bekerja pada temperature
lebih rendah. Dengan heatpipe yang menghubungkan heatsink dengan
VPU, maka tranfer panas lebih optimal dan lebih cepat didinginkan
oleh heatsink. Pada gambar dibawah ini adalah cara kerja pendingin
pada Gigabyte GV-NX66T256DE
Zalman Passive Heatsink
Untuk membuktikan kemampuan pendingin
Gigabyte GV-NX66T256DE, kami mencoba dengan open case. Hasilnya
seperti pada gambar pertama dan kedua. Panas pada heatsink tidak
melebihi 70 deg.C pada kondisi full load. Sedangkan kondisi
idle VGA, Gigabyte GV-NX66T256DE hanya menimbulkan panas dibawah
50 deg.C
SLI Ready
Gigabyte GV-NX66T256DE juga
memberikan kesempatan bagi pemakai dual VGA. Pada bagian atas
board diberikan sebuah slot untuk SLI bila diperlukan.
Sayangnya kekuatan VGA Gigabyte
GV-NX66T256DE memang dibatasi. Sebuah VGA dengan 128bit hanya
memungkinkan dipasangkan dengan DDR2 untuk mencapai kapasitas
256MB. Untuk kecepatan memory yang terbatas dengan kecepatan
2.5ns maka kecepatan tranfer sedikit lebih rendah dibandingkan
VGA sejenis tetapi mengunakan GDDR3 dengan memory lebih kecil
yaitu 128MB. Mungkin ada beberapa alasan untuk disain Gigabyte
GV-NX66T256DE yang tetap mengunakan teknologi DDR2 128bit. Karena
VGA memang tidak di disain sebagai kuda pacu, melainkan untuk
memenuhi segmen khusus yaitu silent PC.
Gigabyte GV-NX66T256DE : Infineon
DDR2 2.5ns
Test Bed
Hardware test :
| Test tipe |
A
|
B
|
C
|
| CPU |
P4 EE 3.4Ghz |
P4 3.2Ghz Dual Core HT |
Pentium M 780 2.26Ghz |
| Board |
Gigabyte GA-8GPNXP Duo i915P |
Gigabyte GA-8N SLI Pro nForce 4 |
MSI 915GM Speedster |
| Memory |
Corsair PC5400UL
|
| Harddisk |
Hitachi Desktar 7K250
|
| PS |
OCZ ModStream 520
|