Intel Pentium 4 2.8Ghz Northwood
- Processor : Intel Pentium 4 2.8GHz
- Cache : L2 512KB
- Bus : 800 Mhz, FSB 200 Mhz
- Multiplier: 14x
- Voltage : 1.525V
- Code : BX80532PG2800D SL6Z5
- FPO : 3348A280
- Date : 12/27/2003
- Factory : COSTA RICA
Pada artikel ini sedikit diulas,
pada CPU dibawah 3Ghz terakhir dari seri Northwood. Sebelumnya
P4 2.4C adalah CPU yang paling banyak diminati untuk overclock
dengan kemampuan FSB tinggi, dan dapat menghasilkan kecepatan
bandwidth memory. Tetapi untuk Pentium 4 2.8Ghz 800QPB adalah
pilihan sulit bagi pemakai CPU untuk overclock. Pentium 4 2.8Ghz
800QPB hanya memiliki nilai ekonomis sebagai penganti P4 2.4C.
Karena pada Februari 2004, Intel telah menurunkan harga CPU
ini dan sama seperti harga P4 2.4C sebelum pemotongan harga
dibulan Februari 2004
Multiplier Pentium 4 2.8Ghz 800QPB
mengunakan kelipatan 14X dengan FSB 200Mhz menghasilkan kecepatan
2.8Ghz. Kemampuan CPU ini, masih dapat mencapai kecepatan 3.5Ghz
hanya harus melalui cara overvoltage dengan peningkatan power
Vcore CPU. Masalah lain dengan Pentium 4 2.8Ghz 800QPB memiliki
batasan dari dukungan hardware lain yang memiliki batas untuk
menerima kecepatan CPU overclock dengan cara standard atau tingkatan
yang aman. Tidak mudah melakukan overclock Pentium 4 2.8Ghz
800QPB yang disebabkan batas kemampuan mainboard umumnya hanya
mampu mendukung daya power sampai CPU 3.2Ghz. Beberapa mainboard
sudah mendisain ulang baik BIOS maupun komponen hardware. Contohnya
beberapa mainboard secara tidak langsung sudah dapat menerima
CPU jenis Prescott terbaru dari Intel juga mampu menerima kinerja
CPU diatas 3.2Ghz. Masalah lain untuk Pentium 4 2.8C , pada
kecepatan FSB dari CPU, bila CPU dipacu sampai 250Mhz untuk
menghasilkan bandwidth memory lebih tinggi, maka kecepatan menjadi
sangat tinggi atau CPU harus bekerja diatas 3.3Ghz.
Hasilnya memang kinerja CPU akan
lebih cepat dan kemungkinan besar dapat mengunakan memory jenis
PC4000 agar menghasilkan ratio 1:1. Dampaknya adalah menghasilkan
kecepatan bandwidth memory lebih besar dibandingkan bus standard.
Sayangnya, tidak mudah mengunakan kecepatan diatas 3.3Ghz, selain
pemakai harus meningkatkan Vcore juga membuat CPU menjadi panas
bila mengaktifkan sistem Hyperthreading dengan overclock.
Untuk memacu CPU Pentium 4 2.8Ghz
800QPB bekerja pada 3.3Ghz sangat mudah, dengan peningkatan
Vcore 1.575V atau 1.6V, CPU akan bekerja stabil. Tetapi pada
kecepatan tersebut hanya menghasilkan clock memory pada 240Mhz.
Dibandingkan dengan P4 2.4C memiliki multiplier lebih rendah
akan lebih berpotensi untuk memacu kecepatan ratio CPU dan memory
dengan cara overclock. Contoh saja, dengan P4 2.4C dengan overclock
250Mhz, maka menghasilkan kecepatan CPU 3Ghz dengan potensi
pemakaian memory PC4000 dan ratio 1:1. Kebalikan untuk Pentium
4 2.8Ghz 800QPB, dengan memacu pada 240Mhz akan meningkatkan
kecepatan jauh diatas 3Ghz tetapi kecepatan memory hanya dipacu
dengan FSB 240Mhz X 2 atau 480Mhz. Sisi positif, Pentium 4 2.8Ghz
800QPB menghasilkan kecepatan CPU sangat tinggi pada overclock
tersebut, sisi negatif posisi kecepatan CPU sudah 3.3Ghz. Hal
ini yang menyulitkan karena dengan 3.3Ghz harus melalui peningkatan
Vcore CPU sehingga CPU lebih panas. Kedua kemungkinan besar
memory akan sulit bertahan pada kondisi agresifnya CPU bekerja..
Apakah Pentium 4 2.8Ghz 800QPB menjadi
pilihan pada overclock, dibawah ini adalah test dengan 3 kecepatan
FSB untuk CPU dan diuji dengan sistem Hypertreading Off. Sistem
mengunakan Windows 98SE untuk mencoba kecepatan maksimum CPU
pada batas aman. Mengunakan air cooling atau heatsink khusus.
Potensi Pentium 4 2.8Ghz 800QPB dengan
pemakain memory low latency masih cukup potensial dengan FSB
215Mhz. Pada kecepatan FSB 215Mhz, maka CPU bekerja pada 3Ghz.
Sedangkan tingkat kecepatan diatasnya adalah 240Mhz, dan menghasilkan
kecepatan CPU pada 3.36Ghz dengan sedikit overvoltage pada Vcore.
Dua pilihan antara kecepatan tinggi, atau mengunakan latency
rendah untuk memory. Untuk FSB 215 Mhz tidak akan membuat CPU
bekerja cepat, tetapi pemakai dapat menikmati kecepatan sebuah
PC dengan kinerja Low Latency dengan i865 mainboard (Springdale).
Untuk kemampuan overclock diatas 215Mhz, akan sangat optimal
bila digunakan mainboard dengan chip-set i875 (Canterwood).