Antusias PC dan Teknologi
www.obengware.com


13 Apr 02

Pentium 4 2.2 GHz unlock processor

Spesifikasi perlengkapan

 

  • Processor : P4 2.2 unlock processor
  • Arkua P4 Heatsink (HSF)
  • Soyo Fire Dragon P41
  • 10GB Quantum LCT
  • Corsair PC2700 1x512MB
  • GeForce 256 32MB Creative
  • Enlight 340 Watts -
  • Artic Silver 2 Thermal Grease
  • Windows 98 SE

 

Feature

Click Untuk DetailProcessor 2.2GHz unlock berbeda tipe dengan processor biasa yang ada dipasaran. Apa yang paling terlihat pada perbedaan processor seri rahasia ini. Pada perbandingan P1.6A Northwood yang ada dipasaran dengan seri 2.2GHz Nortwood prototipe atau jenis sample sangat mudah terlihat pada BIOS. Pada gambar terlihat perbedaan setting BIOS yang tampil dari motherboard Soyo P4I.

Gambar kiri adalah keterangan pada BIOS dengan P4 1.6A Box retail yang tidak memiliki setting multiplier (setting hilang atau tidak tampil) atau multiplier CPU sudah dilock dari processor dan BIOS tidak dapat merubahnya.

Pada gambar kanan terlihat setting dengan Highlight yang menampilkan multiplier CPU pada BIOS. Setting BIOS dapat merubah multiplier dari 16 - 22X (click untuk memperbesar gambar).

Overclock cara gila

Kali ini untuk artikel P4 2.2Ghz dibuat test dari kecepatan 1600 mencapai 2500Mhz. Test ini berguna bagi mereka yang ingin memperkirakan berapa cepat processor mereka bila dilakukan overclock dan apa saja yang perlu diperhatikan pada persiapan overclock kali ini juga apa saja yang didapat bila mengunakan FSB tinggi. Mengapa disebut cara gila, karena processor ini tidak akan pernah ditemui dipasaran, atau mungkin belum terdapat dipasaran, atau hanya prototipe saja yang ada, atau seandainya memiliki harus dibeli dengan mahal, itupun bila ada yang menjual.

Tahapan melakukan overclock, masih seperti biasa. Tidak dilakukan overvoltage hanya merubah kecepatan FSB processor. Juga tidak dilakukan tweak secara gila, tetap secara normal dengan mengambil angka rata rata performance. Untuk stepping MHz dilakukan dengan 10Mhz pertama untuk overclock awal dan 5 Mhz pada tahap selanjutnya

Pada gambar dibawah ini adalah setting pada test terbaik waktu diuji coba dengan kecepatan 2.5GHz untuk P4 2.2Ghz dan FSB 115Mhz. Sayangnya tidak dapat dilewati sampai 116Mhz, dan program crash bila melewati FSB lebih dari 115Mhz. Pada gambar untuk test terakhir yang berhasil dengan baik, 2.2Ghz menembus kecepatan 2.5Ghz dengan unlock processor.

click untuk detail

Pada gambar dibawah ini adalah perlengkapan dengan motherboard Soyo P4I yang menjadi juara TomsHardware karena performance. Setting pada motherboard ini hanya dilakukan setting turbo dengan kecepatan BIOS DDR200MHz. Dan terakhir digunakan setting DDR266Mhz untuk mengangkat score pada kecepatan 2.500MHz. Sample pengambilan angka test dari kecepatan 1600Mhz sampai 2500Mhz dapat dilewati dengan mulus dan setting unlock multiplier mencapai 16X sampai 22X. Pada gambar juga terlihat Corsair PC2700 untuk memenuhi kebutuhan bandwidth CPU dan menghindari kegagalan dari kemampuan DDR memory karena pemakaian overcloking. Pada bagian kiri dengan 340 Watss Enlight power dan diatasnya fan 0.3A NMB 12Volt tanpa control RPM digunakan untuk mendinginkan harddisk (menghindari jebol). Dan pada gambar tengah fan pembantu dari Nidec 0.18 A untuk pendinginan heatsink chip-set yang sudah dimodifikasi dengan pemakaian Artic Silver 2 termasuk heatsink processor dari produk Arkua untuk mendinginkan P4 2.2GHz

click untuk detail

Catatan pada test, Untuk test terakhir dengan FSB 115Mhz dengan 22X multiplier, setting BIOS dirubah menjadi DDR266Mhz dengan BIOS time sama (2 - 5 - 2 - 2) atau full tweaking (Turbo setting dengan DDR266) untuk menguji kemampuan Corsair 512MB PC2700

Pengambilan analisa

Kali ini dicoba pada lab, dampak apakah FSB processor nantinya setelah direlease seri 533Mhz untuk processor Intel terbaru generasi Northwood dengan i845G atau GL memang memiliki dampak kinerja yang lebih baik dibandingkan seri 400Mhz.

Juga apakah efektifnya melakukan overclock dengan kecepatan FSB diatas normal dari 100Mhz keatas. Analisa ini mendasari persiapan dalam melakukan overclock processor dengan perlengkapan yang dimiliki.

Pengujian dengan Sisoft Sandra 2002 Pro, Lame dan CPUmark99

Dibawah ini adalah data dari overclock processor dengan efek multiplier. Peningkatan pada grafik untuk test Sisoft Sandra pada memory bandwidth terlihat meningkat pada kecepatan perubahan multiplier. Kecepatan FSB 100Mhz tidak berdampak pada kecepatan memory dengan beberapa multiplier yang berbeda. Kecuali pada kecepatan pada tweaking memory. Untuk kecepatan 17, 18, 19 dan 20 X dengan FSB maka kecepatan bandwidth memory tidak berbeda banyak, tetapi pada kecepatan multiplier 16, 21 dan 22 pada kecepatan FSB yang sama, posisi kembali meningkatkan kinerja memory.

Benchmark Sisoft Sandra Pentium 4 Unlock 2.2

 
MHz
Multi-plier X
FSB
CPU
MMX
Memory bandwidth
 

1600

16

100

2993

1944

6293

7676

2023

1910

1

2080

16

130

3895

2531

8210

10010

1974

1910

2

1700

17

100

3172

2068

6689

8149

1512

1464

3

1800

18

100

3369

2191

7093

8634

1500

1447

4

1980

18

110

3716

2414

7815

9519

1655

1596

5

2070

18

115

3883

2522

8181

9954

1733

1670

6

2160

18

120

4047

2628

8524

10383

1802

1738

7

1900

19

100

3553

2311

7484

9113

1513

1467

8

2000

20

100

3747

2436

7879

9595

1517

1468

9

2200

20

110

4125

2680

8691

10577

1668

1616

10

2300

20

115

4319

2796

9084

11064

1745

1690

11

2400

20

120

4499

2919

9471

11549

1821

1764

12

2100

21

100

3931

2555

8280

10087

2033

1968

13

2200

22

100

4116

2675

8669

10559

2024

1957

14

2420

22

110

4538

2947

9549

11632

2239

2164

15

2530

22

115

4741

3083

9999

12179

2343

2266

Capture Benchmark Sisoft Sandra Pentium 4 Unlock 2.2

 


Grafik
peningkatan bandwidth memory dengan meningkatnya FSB processor

Untuk kinerja processor diperlihatkan terus meningkat, seiring dengan kecepatan multiplier processor serta kecepatan FSB. Analisa ini menunjukan kemampuan memory sangat dibutuhkan untuk mengejar kemampuan CPU. Dan terpenting pada hasil kinerja, dengan perubahan FSB 100MHz dengan internal 400MHz menjadi 130Mhz dengan 520Mhz internal, maka kecepatan 1.6 akan menjadi 2080 dan kinerja yang sama dengan 2100GHz.

Peningkatan
Kinerja dari hasil score Benchmark CPUmark99

MHz
Multiplier X
FSB

CPU Mark 99

1600

16

100

101

2080

16

130

131

1700

17

100

106

1800

18

100

112

1980

18

110

124

2070

18

115

129

2160

18

120

135

1900

19

100

116

2000

20

100

123

2200

20

110

135

2300

20

115

142

2400

20

120

148

2100

21

100

131

2200

22

100

137

2420

22

110

151

2530

22

115

158

Capture Kinerja dari hasil score Benchmark CPUmark99

Grafik
peningkatan bandwidth memory dengan meningkatnya FSB processor

 

Untuk membuktikan FSB lebih cepat akan meningkatkan kinerja proses pada CPU. Dapat dilihat pada data tabel dengan melakukan proses Encoding file WAV menjadi MP3. Analisa dengan 130Mhz pada 16X processor multiplier akan menghasilkan kecepatan lebih tingi dari proses 2100MHz dengan 100MHzX21. Atau proses lain pada 18X120MHz (2160) memiliki kecepatan yang lebih cepat dibandingkan 22X100MHz (2200)

Lame Encoding : Waktu dengan kecepatan tertinggi pada FSB diatas 100Mhz


MHz
Multi-plier X
FSB

Finish

Speed encoding

2080

16

130

25

19.71

1700

17

100

31

15.66

1800

18

100

31

15.75

1980

18

110

28

17.28

2070

18

115

27

18.01

2160

18

120

27

18.39

1900

19

100

28

17.48

2000

20

100

28

17.17

2200

20

110

26

18.77

2300

20

115

24

20.35

2400

20

120

23

21.04

2100

21

100

28

17.62

2200

22

100

25

19.52

2420

22

110

23

21.49

2530

22

115

23

21.44

 

 

Result

Dari analisa data diatas, dapat disimpulkan kecepatan processor dengan 533Mhz akan sangat potensial meningkatkan kinerja computer. Pada test benchmark dari data test , dampak apakah FSB processor akan meningkatkan kecepatan memory yang menghasilkan kecepatan proses lebih cepat plus tambahan hasil kinerja.

Bila perpindahan kecepatan FSB pada generasi P4 menjadi 533Mhz, ada yang perlu dicatat pada migrasi ini. Kemampuan memory menjadi sangat penting dalam hal ini. Kinerja dari proses CPU yang meningkat juga membawa dampak pada kebutuhan memory dengan kecepatan tinggi. Setidaknya sekarang ini sudah dapat diantisipasi dengan memilih memory yang baik sebelum kesalahan dalam membeli memory yang tidak dapat menutupi kemampuan kecepatan dari proses CPU.

Pada release terakhir dari Intel yang akan berpindah ke 533Mhz, dengan kecepatan 2.4GHz, pastinya processor tersebut hanyalah 1.8A yang dapat bekerja pada 533MHz dengan multiplier 133Mhz X 18.

Untuk seni dalam overclocking. P4 generasi saat ini yang sangat potensial untuk dilakukan overclock adalah seri 1.6A dan 1.8A. Processor dengan multiplier rendah ini akan sangat baik bekerja pada FSB mendekati 133Mhz. Khusus untuk chip-set SIS generasi 645 umumnya mencapai 2.5GHz walaupun prosesnya masih dibawah kemampuan i845D dari Intel..

Hasil akhir pada uji test ini, persiapkan untuk memiliki memory yang mampu bekerja pada kecepatan tinggi pada pemakaian processor P4 dari Intel. Juga kinerja yang didapat pada test unclock processor ini memang membutuhkan kecepatan mencapai 2.200MB/s dengan kecepatan processo 2.5GHz.

Analisa yang belum terjawab pada artikel ini. Pada kecepatan processor mencapai 2100Mhz keatas terlihat kecepatan memory naik mencapai 30% dengan FSB 100. Hal masih belum dapat terjawab bagaimana cara processor melakukan peningkatan FSB dari 1500MB/s ke 2000MB/s..

 

Support By

Intidata - Soyo Authorized Dealer

Lini.co.id - Fan Nidec dan NMB, Artic Silver 2.

Yos Computer - Gajahmada Plaza - Power Enlight 340Watt

Dimensi Tiga Comp - M2M Mangga Dua - Corsair Memory